a.
Pengantar
Media
pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash merupakan media yang disusun
dengan bantuan teknologi komputer. Komputer menjadi popular sebagai media
pengajaran karena memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh media pengajaran
lain sebelum adanya komputer. Pada dasarnya penggunaan komputer dalam
menyampaikan bahan pengajaran memungkinkan untuk melibatkan siswa secara aktif
serta dapat memperoleh umpan balik secara cepat dan akurat.
Model
pengembangan yang akan dipakai adalah model pengembangan ADDIE. ADDIE merupakan
singkatan dari Analisis, Design, Development, Implementation dan Evaluations.
Model ini dapat digunakan untuk berbagai macam bentuk pengembangan produk
seperti model, strategi pembelajaran, metode pembelajaran. media dan bahan
ajar. (ending : 2013). Model ini di pilih karena dalam pengembangan ini,
didasarkan pada alasan, yaitu (1) Model ini berupa model prosedural, yaitu
model yang bersifat deskriptif, menunjukkan langkah-langkah yang jelas dan
cermat untuk menghasilkan produk, (2) Tahap-tahap pengembangan dalam model ini
sama dengan standar tahap penelitian pengembangan.
Secara etimologis multimedia berasal
dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium(Bahasa
Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa
sesuatu.Pramono (2006) berpendapat bahwa multimediamerupakan medium berbasis komputer
yang menyediakan komunikasi bagi pengguna untuk menjawab pertanyaan, menentukan
materi yang diinginkan, mengikuti instruksi yang ditampilkan, serta bentuk
komunikasi lain yang akhirnyamenimbulkan interaksi.
b. Langkah-langkah
Pengembangan
1. Analisis
Pada tahap ini
terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses pengembangan yaitu :
analisis kebutuhan, analisis karakteristik siswa, analisis tujuan, analisis
materi.
2. Desain
Tahap desain pada
pengembangan media pembelajaran ini ada beberapa tahap, yaitu: jadwal,
spesifikasi materi, struktur media, angket, pembuatan flowchart.
3. Development
Pada bagian ini
desain tadi dikembangkan dengan menyesuaikan pada hal yang ingin dicapai yaitu
pengembangan media pembelajaran dengan software adobe flash CS5 ini
dikhususkan untuk siswa kelas X pada pelajaran kimia materi ikatan kimia. Tahapan
awalnya yaitu dengan membuat produk awal, kemudian produk tersebut divalidasi
oleh tim ahli yaitu: ahli materi dan ahli media. Produk yang telah divalidasi
kemudian direvisi sesuai dengan saran dari ahli media. Setelah itu baru
didapatkan produk jadi yang siap diuji cobakan kepada siswa.
4. Tahap
Implementasi
Pada tahap ini
semua yang telah dikembangkan diinstal atau diset sedemikian rupa sesuai dengan
peran atau fungsinya agar bisa diimplementasikan. Tahap implementasi yaitu uji
coba produk untuk mengumpulkan data tentang kualitas produk untuk mencapai
tujuan pembelajaran kimia yang efektif. Data tersebut digunakn untuk
memperbaiki dan menyempurnakan produk penelitian ini. Dengan uji coba ini,
kualitas program pembelajaran yang dikembangkan benar-benar telah teruji secara
empiris tidak hanya teoritis saja. Uji coba dilakukan pada siswa dalam kelompok
kecil yang berjumlah 10 orang siswa.
5. Tahap
evaluasi
Setelah produk
jadi, maka produk tersebut divalidasi oleh tim ahli dan ahli praktisi guna mendapatkan
saran dan perbaikan terhadap produk. Kemudian produk direvisi sesuai saran dan
masukan dari tim ahli sampai produk dinyatakan baik dan layak untuk diuji
cobakan. Adapun yang diharapkan pada tim ahli yaitu perbaikan mengenai materi
dan media yang digunakan dalam multimedia pembelajaran ini. Dan juga telah
menggunakan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan taraf
perkembangan peserta didik. Evaluasi dilakukan dengan penyebaran angket terbuka
kepada siswa.
Sumber :
Yuliana. 2014. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SOFTWARE ADOBE FLASH CS5 PADA MATERI IKATAN KIMIA UNTUK SISWA KELAS X SMA. Jambi : Universitas Jambi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar